Conformément aux directives gouvernementales, les Jardins d’Etretat sont fermés jusqu’à nouvel ordre.
Retour

Medcom. Indonésie

10 Mars 2020

Les Jardins d'Etretat, Taman dengan Ide Neo-Futuristik

Jakarta: Mungkin terlihat menakutkan ketika Anda melihat kepala bertebaran di taman. Tapi tidak ketika Anda mengunjungi Les Jardins d'Etretat, Prancis.

Dalam taman tersebut, ada keunikan tersendiri. Di mana Anda akan melihat manekin kepala yang bertebaran di antara tanaman indah. Ya, itulah konsep yang ditunjukkan Les Jardins d'Etretat.

Tak hanya indah dan bersih, di dalam taman tersebar kepala-kepala dengan wajah yang artistik. Ekspresi yang muncul pada tanaman telah diubah menjadi pola parametrik yang memikat imajinasi Anda.

Taman Les Jardins d Etretat memancing emosi yang kuat. Karena terdiri dari labirin besar tanaman yang berbentuk seperti gelombang pecah.

Warisan

Terinspirasi oleh karya impresionis Claude Monet dan hasratnya untuk berkebun, aktris Prancis terkenal, Madame Thebault, memutuskan untuk membuat taman.

Pada 1903, pohon pertama ditanam. Tukang kebun setempat, Auguste Lecanu, membantu Madame mewujudkan mimpinya menjadi kenyataan. Claude Monet mendefinisikan semangat umum dari taman ini, yang telah dilindungi dengan berharga sampai hari ini.

Aktris itu menghargai koleksi anggreknya yang besar. Bunga-bunga ini mengingatkannya pada para wanita Sultan Soliman dan membantunya untuk memerankan karakter Roxelane. Peran inilah yang membawa Madame Thébault ke puncak kesuksesan kejayaan dan artistiknya. Saat ini, anggrek Jardins d'Étretat melambangkan bakat luar biasa pencipta mereka.

Desain ulang

Pada 2015, konsep taman itu didesain ulang. Sehingga muncul pola-pola baru, yang memungkinkan mereka untuk memperbesar. Tujuannya adalah untuk menyatukan elemen historis dan artistik dari taman tua dan ide-ide arsitektur kontemporer. Inilah bagaimana visi taman neo-futuristik lahir.

Les Jardins d'Etretat adalah taman lanskap yang terletak di Étretat, dibuat pada tahun 2016 di lokasi taman yang ada di dekat Villa Roxelane (dibangun tahun 1905) di bawah arahan Alexander Grivko1. Proyek Les Jardins d'Etretat memenangkan European Garden Award (dibuat oleh The European Garden Heritage Network) dalam kategori "Restorasi terbaik atau peningkatan taman atau taman bersejarah" pada 2019 di Schloss Dyck2.

Taman ini memiliki lebih dari 150.000 tanaman. Juga menjadi laboratorium ilmiah dan artistik nyata, yang terutama bertujuan untuk meneliti teknologi baru untuk pemeliharaan tanaman dan penciptaan bentuk baru pemangkasan lanskap.

Jardins d'Étretat terletak di jantung Étretat, komune Perancis yang terletak di departemen Seine-Maritime di Normandia. Aspek luar biasa dan monumental dari tebing kapur putihnya yang hampir tak bernoda dan pantai kerikilnya yang keabu-abuan menjadikannya salah satu tempat destinasi wisata yang banyak dikunjungi, baik waisatawan lokal hingga internasional.

Jardins d'Étretat menjangkau tebing Côte d'Albâtre. Tebing-tebing itu terbuat dari batu kapur, yang pada dasarnya adalah kapur putih dengan batu Senonia.

Total luas area Jardins d'Étretat adalah 1,5 hektar. Taman ini dibagi menjadi beberapa bagian: ini adalah taman Avatar, Emotions, Impressions, d'Aval, Zen, La Manche et d'Amont4. Taman-tamannya dihiasi oleh koleksi seni kontemporer yang menghadirkan karya-karya seniman Eropa.

Discover France and Spain. Royaume-Uni
2020-03-10
Landezine Award
2020-03-22
Billets
We are using cookies to provide you with a better browsing experience Read our policy.